http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:hYnY9-QE2MJguM:http://akbarriyannugroho.files.wordpress.com/2010/02/logo-ipb.png

Kamis, 22 Juli 2010

Institut PertanianBogor (IPB) berhasil menyabet juara dalam  lima kategori yang dilombakan KementrianPendidikan Nasional. Lima kategori tersebut antara lain : (1) juara II dosenberprestasi tingkat nasional tahun 2010, drh.Rizal M.Damanik, M.Rep.Sc, Ph.D;(2) juara III ketua program studi berprestasi tingkat nasional tahun 2010,Dr.Ir.Dadang,M.Sc; (3)  juara I tenagaadministrasi akademik berprestasi tingkat nasional tahun 2010; (4) juara Ipengelola keuangan berprestasi tingkat nasional tahun 2010, FerySwandayana,A.Md; dan (5) juara II laboran berprestasi tingkat nasional tahun2010, Rini Purnawati, B.Sc, S.TP, M.Si. Di kategori arsiparis IPB  mendapatkan juara harapan II arsiparisberprestasi tingkat nasional atas nama Satriyadi.  Sementara dalam kategori pustawakan IPBmengirimkan Ir.Rina Komalasari. Pustakawan IPB ini belum berhasil menyabet juara tingkat nasional.

“Proses seleksi telahlakukan di tingkat IPB sejak  bulanMaret. Kami menyeleksi berdasarkan kriteria dan persyaratan masing-masingkategori,” ungkap Direktur Sumber Daya Manusia, Erlin Trisulianti, S.TP, M.Si.Masing-masing unit kerja di IPB mengirimkan satu orang perwakilannya,selanjutnya dilakukan seleksi meliputi portofolio,tes psikologi dan wawancara.

Khusus, untuk prosesseleksi   dosen berprestasi lebih ketatlagi. Seorang dosen dinilai  dari  karya prestasinya di bidang pendidikan danpembelajaran, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat.”Berbeda dengan konseppemilihan dosen teladan, dosen berprestasi harus benar-benar berprestasi dibidangpenelitian. Dosen tersebut harus mempunyai prestasi publikasi karya ilmiah ditingkat nasional maupun internasional,” papar Erlin,M.Si.

Lomba pemilihanpegawai berprestasi di setiap kategori merupakan bentuk apresiasi danpenghargaan atas prestasi kinerja yang dilakukan selama ini. Menurut Erlin,M.Si hal terpenting dari proses seleksi ini adalah adanya sharing knowledgeyang terjadi diantara 30 peserta khususnya pegawai tenaga kependidikan dariperguruan tinggi seluruh Indonesia. Setiap tenaga kependidikan mempunyai idekreatif dalam meningkatkan layanan mutu akademik dan administrasi dimasing-masing tempatnya bekerja. “Bayangkan jika setiap orang mempunyai idekreatif untuk membenahi mutu pelayanannya, maka mereka akan memperoleh 30  cara kreatif yang dapat diimplementasikan di setiap perguruan tinggi sekembalinyamereka nanti,” tandas yang juga salah satu dewan juri dalam seleksi kategoritenaga kependidikan berprestasi.

Meski tidakdilombakan di tingkat nasional, IPB menambah dua kategori pemilihan pegawaiberprestasi untuk kategori Unit Keamanan Kampus (UKK) atau satpam, danadministrasi umum. Di tingkat IPB, juara I satpam dan juara I administrasi umumialah Indra Gunawan  dan Erma Rahmawati,SE. “ Di masa yang akan datang kami berencana menambah satu kategori lagi yaknikehumasan,” kata Erlin, M.Si.